Lee Bondurant, 51, menderita cerebral palsy dan tidak dapat menggunakan tangannya. Pada akhir pekan Memorial Day itu, di 42nd St. Oyster Bar di Raleigh, North Carolina, ibunya, Linda, sedang berusaha makan dan menyuapinya pada saat yang sama, seperti yang selalu ia lakukan.

Seorang mahasiswa yang bekerja sebagai pelayan, yang hanya dikenal sebagai Five, mendekat tanpa mengajukan pertanyaan yang membuat tidak nyaman. Ia bertanya kepada Lee apakah ia pernah mencoba tiram. Karena Lee belum pernah mencobanya, Five menawarkan untuk menyuapinya sendiri, dengan sangat alami, tanpa gestur iba atau tatapan aneh.

Linda mengatakan bahwa tindakan itu memulihkan kepercayaannya pada orang-orang. Lee, yang hampir tidak pernah menerima bantuan, membiarkan orang asing itu membuatnya merasa seperti pelanggan lain yang menikmati makanannya. Sebulan kemudian, mereka kembali ke restoran yang sama untuk merayakan ulang tahun Lee, dan Five bukan lagi orang asing, melainkan seorang teman.

