Seorang perawat merekam dirinya menangis setelah kehilangan seorang pasien dan meninggalkan kalimat yang terasa begitu menohok: “Aku harus terus bertahan, masih ada lima jam lagi”

Por Andrea Araya Moya
29 September, 2026

Bagian tersulit bukan hanya kehilangan seseorang. Tetapi harus menyeka air mata dan kembali merawat pasien berikutnya seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Olivia Tyler, seorang perawat dari Amerika Serikat, membagikan video setelah salah satu pasiennya meninggal. Ia tampak menangis dalam diam saat beristirahat di tengah sifnya dan menulis: “Hari ini saya kehilangan seorang pasien”.

Yang membuat momen itu terasa semakin menyayat adalah kalimat yang ia tambahkan setelahnya: “Aku harus terus bertahan, masih ada lima jam lagi”.

Video itu dengan cepat menjadi viral karena memperlihatkan sisi pekerjaan di bidang kesehatan yang hampir tak pernah terlihat. Dokter dan perawat bisa saja mendampingi seseorang saat ia meninggal, lalu beberapa menit kemudian masuk ke ruangan lain, menjawab pertanyaan, memberikan obat, dan terus bekerja meski secara emosional mereka hancur.

Ada juga yang mengkritik. Beberapa pengguna mempertanyakan keputusan untuk merekam pada momen seperti itu, sementara tenaga kesehatan lainnya membelanya dan mengatakan bahwa kehilangan seperti ini memang membebani, meskipun seiring waktu kita belajar untuk tetap bekerja.
Olivia menjelaskan bahwa ia tidak mencari perhatian, melainkan ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ada orang-orang yang terikat secara emosional, sangat peduli, dan menanggung beban setiap kehilangan jauh lebih berat daripada yang dibayangkan banyak orang.

Sebab terkadang sif tetap berlanjut, meski di dalam hati, kita masih berdiri di ruangan yang baru saja ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Puede interesarte