Wasit Nobutsugu Murakami mencapai ujung koridor dan di sanalah dia: seorang pemain tanpa baju, berdiri berhadapan, menunggunya. 😂❤️

Pesannya jelas, dan sang wasit, tanpa ragu, mengeluarkan kartu kuning untuk terakhir kalinya dalam hidupnya. Lalu datang pelukan, senyuman, dan sesuatu yang tak diduga siapa pun: para pemain dari KEDUA tim mengangkatnya ke udara seolah-olah dia adalah pencetak gol terbanyak di sebuah final. 🙌🏅

Murakami berusia 53 tahun dan memiliki karier 15 tahun di J1 League. Pertandingan antara Nagoya Grampus dan Urawa Reds berakhir, tetapi mereka tidak pergi ke ruang ganti; mereka tetap tinggal untuk mencetak sejarah.
Inilah seperti apa sepak bola ketika budaya lebih penting daripada ego. 🇯🇵🔥
Anda bisa menonton videonya di sini:
