

Lenny Robinson memiliki perusahaan jasa kebersihan yang sukses dan kehidupan yang mapan di Maryland. Ia menjualnya secara keseluruhan.
Semuanya bermula karena putranya, Brandon, menjadi terobsesi pada Batman saat masih kecil. Lenny memesan kostum seharga $5,000, yang begitu berat hingga butuh waktu 45 menit baginya untuk mengenakannya, dan ia mulai mengunjungi rumah sakit di Baltimore dan Washington D.C. tanpa memungut biaya sepeser pun. Ia mengendarai Lamborghini yang disamarkan sebagai Batmobile dan tidak pernah keluar dari perannya di depan anak-anak yang sakit itu: bagi mereka, itu bukan kostum, melainkan Batman dalam wujud nyata.

Pada 2012, ia menjadi viral ketika polisi menghentikannya di Route 29 karena pelat nomor kendaraannya yang dipersonalisasi. Alih-alih memberinya tilang, para petugas itu memintanya berfoto bersama mereka. Selama delapan tahun, ia terus muncul di rumah sakit, menghabiskan lebih dari $25,000 per tahun dari kantongnya sendiri dan melakukan sekitar 18 kunjungan per tahun.
Pada Agustus 2015, saat memeriksa mesin Batmobile-nya yang rusak di jalan raya Maryland, sebuah mobil menabraknya. Lenny berusia 51 tahun dan meninggal saat dalam perjalanan untuk mengunjungi anak-anak yang dirawat di rumah sakit. Selama delapan tahun, ia telah menjadikan Batman sebagai cara untuk membawa hadiah, kebersamaan, dan harapan kepada ratusan anak yang sakit.


