Pada 2017, Trystan Reese, seorang pria transgender berusia 34 tahun dari Portland, Oregon, memiliki anak biologis pertamanya bersama pasangannya, Biff Chaplow yang berusia 31 tahun. Mereka sudah membesarkan Riley dan Hailey, yang saat itu masing-masing berusia 9 dan 7 tahun, keponakan Chaplow, yang mereka adopsi pada 2011 setelah melalui perjuangan hukum yang melelahkan. Ketika mereka memutuskan untuk kembali memperluas keluarga, mereka memilih jalan yang berbeda: Reese berhenti menjalani terapi testosteron agar siklus menstruasinya dapat kembali dan mereka dapat mengandung anak bersama.

Upaya pertama berakhir dengan keguguran pada usia kehamilan enam minggu, sebuah kehilangan yang menurut Reese terasa menyakitkan, tetapi mengubah cara ia menjalani kehamilan keduanya. Kini ia mengatakan bahwa ia berusaha untuk tetap menjalani saat ini, menikmati setiap minggu tanpa terlalu memikirkan hari esok.

Di Portland, kata mereka, komunitas telah menyambut mereka dengan tangan terbuka, dan mereka berharap kisah mereka akan menunjukkan kepada kaum muda LGBT lainnya bahwa memulai sebuah keluarga selalu mungkin, apa pun jalan yang mereka pilih untuk mencapainya.

