Seorang remaja menantang stereotip dengan bakatnya memasang bulu mata dan memutuskan untuk menetapkan bayaran dengan cara khusus: sebagai ganti perlengkapan sekolah

Por Andrea Araya Moya
3 September, 2026

Enrique tidak hanya mendobrak stereotip melalui apa yang dilakukannya, ia juga menemukan cara memanfaatkan bakatnya untuk membantu orang lain.

Enrique baru berusia 13 tahun ketika mulai menarik perhatian berkat kemampuannya memasang bulu mata, sebuah profesi yang masih terutama dikaitkan dengan perempuan. Tanpa mengkhawatirkan prasangka tersebut, ia terus menyempurnakan tekniknya hingga mengubahnya menjadi bisnisnya sendiri.

Namun, ia memutuskan untuk memberikan sentuhan khusus pada pekerjaannya. Dalam sebuah kampanye, alih-alih memungut bayaran berupa uang untuk jasanya, ia mulai menerima perlengkapan sekolah: para kliennya dapat membawa buku tulis, pensil, dan perlengkapan lainnya sebagai ganti pemasangan bulu mata.

Ide tersebut memiliki tujuan di baliknya. Perlengkapan yang terkumpul akan diberikan kepada para siswa yang membutuhkannya, sehingga setiap layanan menjadi cara kecil untuk membantu orang lain.

Dengan demikian, di usianya yang baru 13 tahun, Enrique berhasil melakukan dua hal sekaligus: menunjukkan bahwa tidak ada profesi yang memiliki gender dan menggunakan kemampuannya untuk mengulurkan tangan membantu orang lain.

Puede interesarte