
Godfrey Cuotto naik bus 10 B-Line Express seperti biasa pada hari Selasa di bulan Oktober di Hamilton, Ontario. Ia tidak menyangka seorang asing akan duduk di sebelahnya dan, tanpa berkata sepatah kata pun, menggenggam tangannya.
Awalnya, ia mengira itu hanya lelucon. Namun pria itu, yang kemudian ia ketahui bernama Robert, berpegangan erat padanya, bersandar di bahunya, dan bahkan mencium tangan Godfrey. Godfrey memahami bahwa itu bukan sebuah lelucon: Robert hanya perlu merasa aman. Jadi, ia tetap diam, menggenggam tangan Robert sepanjang perjalanan 30 menit, sementara penumpang lain mengabadikan momen itu dan mengunggahnya ke halaman Facebook ‘Only In Hamilton’.
Foto tersebut menjadi viral dalam hitungan jam. Tak lama kemudian, keluarga Robert menghubungi Godfrey untuk berterima kasih kepadanya dan memberitahukan sesuatu yang tidak diketahuinya: Robert mengalami cerebral palsy dan tunarungu, dan gestur hening dari orang asing itu telah menjadi, baginya, momen ketenangan yang nyata.
