Ia mengira menikahi suaminya, bukan seluruh keluarga. 😅
Seorang perempuan mengatakan di media sosial bahwa ia memutuskan untuk berpisah setelah bertahun-tahun menoleransi campur tangan ibu mertuanya dalam segala hal: dari makanan yang akan mereka santap setiap hari hingga cara mereka harus mengatur rumah.
Menurut ceritanya, itu bukan lagi sekadar pendapat sesekali; melainkan kehadiran terus-menerus yang akhirnya membuatnya kelelahan.
Hal yang memicu komentar adalah hal lain: ia mengatakan bahwa ibu mertuanya bahkan sampai memasang pelacak GPS pada putranya agar selalu tahu di mana putranya berada.
Saat itulah, katanya, ia memahami bahwa masalahnya bukan hanya menu mingguan, melainkan suatu bentuk kendali yang tak pernah berniat dilepaskan oleh ibu mertuanya.
Ia mengumpulkan keberanian, membagikan kisah itu dalam sebuah video, dan akhirnya menggambarkan sesuatu yang terasa lebih akrab bagi banyak menantu perempuan daripada yang ingin mereka akui. 🙃
