Cecile Eledge berusia 59 tahun ketika ia mengusulkan sesuatu kepada putranya, Matthew, yang pada awalnya tidak dianggap serius oleh siapa pun: bahwa dialah yang akan mengandung bayinya di dalam rahimnya. 😮 Matthew, 32, dan suaminya Elliot Dougherty, 29, telah menghadapi berbagai hambatan dengan agen-agen ibu pengganti di Nebraska — negara bagian konservatif tanpa perlindungan hukum bagi pasangan sesama jenis. Jadi ibu Matthew memutuskan untuk menyelesaikannya sendiri.

Para dokter ragu. Usianya merupakan faktor risiko yang nyata. Namun Cecile datang ke tes kesuburan dalam kondisi fisik yang begitu baik sehingga para spesialis menyatakannya sebagai kandidat yang layak. Sel telur didonasikan oleh Lea Yribe, saudara perempuan Elliot, dan sperma diberikan oleh Matthew.

Pada 25 Maret 2019, setelah 18 jam persalinan, Cecile melahirkan Uma Louise Dougherty-Eledge di Omaha Methodist Women’s Hospital — persalinan normal, tanpa komplikasi, bayi 2.6-kilogram yang sangat sehat.

Yang belum sepenuhnya diperhitungkan oleh siapa pun adalah paradoks hukumnya: di Nebraska, ibu yang sah secara hukum adalah orang yang melahirkan. Cecile tercantum sebagai ibu dalam catatan medis, Matthew muncul di akta kelahiran sebagai ayah biologis… dan Elliot, ayah yang satunya lagi, tidak tercantum di mana pun. Sebuah keluarga yang dibangun dengan cinta yang berhasil mengatasi dunia medis, hukum, dan prasangka — semuanya sekaligus. 💙
