Di dekat Salt River di Arizona, burung-burung berwarna biru yang mustahil mulai bermunculan. Bukan burung beo eksotis maupun spesies baru: mereka adalah merpati biasa yang sengaja diwarnai.

Sepasang influencer menyewa Sacred Dove Release, sebuah perusahaan di Queen Creek, untuk melepaskan merpati-merpati itu sebagai bagian dari pengungkapan jenis kelamin bayi mereka. Rencana itu tampak tidak berbahaya sampai Crystal White, dari Crystal’s Critter Haven, mulai menyelamatkan burung-burung yang tidak dapat ia kembalikan ke warna aslinya. Kekhawatirannya bukan soal estetika: di gurun yang cokelat, seekor burung biru cerah menjadi mangsa mudah bagi predator mana pun. “Mereka seperti suar bagi para predator”, jelasnya.

Monica Flores, pemilik perusahaan tersebut, mengatakan bahwa ia menggunakan pewarna tidak beracun dan hampir semua burung kembali pulang dalam keadaan sehat. Namun, ini bukan kasus terisolasi: para penyelamat satwa liar di kota-kota lain telah selama bertahun-tahun melaporkan burung-burung yang diwarnai dan terluka atau mati setelah acara serupa. Apakah Anda akan menggunakan hewan hidup untuk mengumumkan jenis kelamin bayi Anda?
