Pattie Mallette berusia 14 tahun ketika alkohol dan kebencian terhadap diri sendiri mulai menggantikan masa kanak-kanak yang seharusnya ia jalani. Pada usia 15, ia menjalin hubungan yang sulit dengan Jeremy Bieber.

Pada usia 17, ia tidak lagi menginginkan apa pun dari hidup, akhirnya dirawat di pusat psikiatri di Kanada, dan di sana, di tempat tergelap, ia menemukan Kekristenan.

Setelah keluar, ia kambuh. Ia hamil. Mereka mendesaknya untuk melakukan aborsi, ia menolak, dan karena tidak bisa pulang, ia pergi ke sebuah penampungan untuk bertahan hidup dengan bantuan pemerintah.

Itulah titik tepat ketika semuanya mulai berubah: ia mendapatkan pekerjaan paruh waktu, seorang tetangga membayar penitipan anak selama setahun, ia menyelesaikan sekolah menengah, dan memenangkan beasiswa untuk belajar desain web.

Sementara itu, putranya bernyanyi di jalanan untuk bersenang-senang, tidak pernah karena kewajiban, meskipun setiap penampilan menghasilkan hingga 1.000 dolar. Ia mengunggah video-video itu hanya agar keluarga bisa melihatnya bernyanyi.

Kini, Justin Bieber adalah salah satu bintang pop terbesar, dan Pattie menyumbangkan sebagian penghasilannya sebagai penulis kepada penampungan yang sama yang pernah menyelamatkannya.

