Simy baru berusia lima tahun dan telah belajar menutupi mulutnya dengan tangan setiap kali makan agar makanan tidak jatuh keluar.
Gadis kecil itu terlahir dengan bibir sumbing, suatu kondisi yang juga membuatnya sulit berbicara dengan jelas dan memengaruhi berbagai aktivitas dalam kesehariannya.
Neneknya, Juliette, memutuskan membawanya ke Africa Mercy, kapal rumah sakit yang dioperasikan oleh organisasi Mercy Ships, tempat gadis itu menjalani operasi untuk memperbaiki bibirnya.
Ketika Juliette melihat hasil operasi itu, ia tak dapat menahan kegembiraannya saat melihat perubahan pada cucunya.

Kini, setelah menjalani operasi, Simy sedang bersiap mewujudkan impian yang telah lama dinantikan keluarganya: mulai bersekolah untuk pertama kalinya.❤️
