🚨 SINGA-SINGA TERANGA, DITINGGALKAN OLEH MEREKA SENDIRI.
Senegal lolos ke Piala Dunia 2026 dan kalah 3-1 dari Prancis pada debutnya. Namun skandal yang sebenarnya bukan terjadi di lapangan: itu terjadi jauh lebih awal, di balik pintu tertutup di kamp pelatihan di Rutgers University, New Jersey. Menurut Sport News Africa — yang kemudian dikutip oleh RMC Sport dan media Eropa lainnya — Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) tidak membayar bonus yang dijanjikan kepada para pemain untuk Piala Afrika atau untuk lolos ke Piala Dunia. Katering hotel digambarkan sebagai “biasa-biasa saja dan tidak memadai untuk tuntutan olahraga level tinggi”, sampai-sampai beberapa pesepak bola harus memesan makanan dari luar kamp untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. 🍕📦

Seolah itu belum cukup, pelatih Pape Thiaw telah menjalani sekitar lima bulan tanpa menerima gajinya dan menangani tim dengan kontraknya yang sudah kedaluwarsa. Semua ini terjadi saat FSF menerima 1.500.000 dollars di muka dari FIFA untuk persiapan Piala Dunia — sebuah detail yang semakin memicu kemarahan skuad. 💸😤

Wakil presiden pertama federasi, Babacar Ndiaye, tampil membantah skandal tersebut dan menyebutnya sebagai “upaya pencemaran nama baik”, sambil meyakinkan bahwa tim memiliki dua koki asal Senegal. Namun Lions of Teranga sudah memiliki pertandingan Senin depan melawan Norwegia yang tidak boleh mereka kalah. Bagaimana Anda meminta performa maksimal dari seorang pemain yang tidak dibayar sesuai dengan yang dijanjikan kepada mereka? 🦁
