Stephen Eustáquio kehilangan ibu dan ayahnya dalam waktu kurang dari 13 bulan — lalu mencetak gol yang mengirim Kanada ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah 🍁😭

Por Juan Pablo González
30 June, 2026

😢 STEPHEN EUSTÁQUIO, 29, MENGENAKAN BAN KAPTEN DAN MEMIKUL BEBAN DUA KEHILANGAN.

Ibunya, Esmeralda, meninggal karena kanker otak pada April 2023. Stephen mengetahuinya di tengah pertandingan FC Porto dan harus meninggalkan lapangan. Tiga belas bulan kemudian, ayahnya Armando — yang bekerja di feri antara Inggris dan Prancis untuk membiayai impian putranya — roboh karena serangan jantung pada usia 55 tahun, menjadi korban salah diagnosis. Dua orang tua. Kurang dari satu setengah tahun. Putra yang sama membantu keduanya melangkah jauh.

Pada 28 Juni 2026, pada menit 90+2, putra yang sama itu menyambar bola muntah di dalam kotak penalti dan menaklukkan bola ke sudut kiri bawah. 1-0 melawan Afrika Selatan. Kanada ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. 🍁⚽ Eustáquio pecah dalam tangis. Semua orang tahu kepada siapa ia mendedikasikan gol itu. Pelatih Jesse Marsch menggambarkannya sebagai “orang yang paling matang secara mental dan paling berkepala dingin di tim”. Hari ini jelas mengapa. 💪

Puede interesarte