Sebuah studi menyatakan bahwa orang yang mewarnai rambut mereka dengan warna tidak alami memiliki ketidakstabilan mental

Por Andrea Araya Moya
27 July, 2026

Sebuah studi tahun 2022 di Psychreg Journal of Psychology menganalisis lebih dari 14,000 profil dari aplikasi kencan OKCupid dan menemukan sesuatu yang mencolok: mereka yang mewarnai rambut mereka menjadi biru, hijau, merah muda, atau ungu melaporkan lebih banyak depresi dan ketidakstabilan emosional dibandingkan yang lain. 😳 Para peneliti, Edward Dutton dan Emil Kirkegaard, mengendalikan usia, gender, dan ideologi politik, dan pola tersebut tetap ada.

Namun pada Maret 2026, Calgary Journal meninjau klaim tersebut, yang menjadi viral di media sosial, dan mencapai kesimpulan berbeda. Janine Groenevald, seorang konselor di HEALthy MiND Centers di Calgary, menjelaskan bahwa tidak ada bukti nyata bahwa warna rambut menyebabkan masalah kesehatan mental. Yang ada, katanya, adalah tekanan sosial: tren di media sosial memicu stereotip tentang bagaimana kita seharusnya terlihat dan merasa.

Para penulis studi asli sendiri sudah jelas sejak awal: ini adalah korelasi, bukan kausalitas. 🎨 Terkadang sebuah fakta yang mencolok menyembunyikan kisah yang jauh lebih manusiawi di baliknya.

Puede interesarte