Dari luar, Selena Gomez tampak memiliki segalanya. Namun, ada satu impian yang belum bisa ia wujudkan dan tak ingin ia lepaskan.
Pada 2024, dalam sebuah wawancara dengan Vanity Fair, ia untuk pertama kalinya mengungkapkan bahwa masalah kesehatannya dapat membuat kehamilan berisiko bagi dirinya maupun bayi. Ia juga mengakui bahwa ia harus berduka atas kenyataan itu, karena selama bertahun-tahun ia membayangkan akan menjadi seorang ibu dengan cara yang paling tradisional.

Dalam percakapan yang sama, ia mengatakan bahwa adopsi dan ibu pengganti merupakan kemungkinan nyata baginya, dan menegaskan satu hal dengan sangat jelas: pada akhirnya, ia tidak peduli bagaimana anak itu hadir dalam hidupnya karena “anak itu akan menjadi milikku, akan menjadi bayiku”.
Dua tahun kemudian, Selena kembali membicarakannya di Fast Company Innovation Festival di New York. Di sana, ia menegaskan kembali bahwa keinginannya tetap sama dan sekali lagi membayangkan dirinya menjadi seorang ibu di masa depan.
Selena mungkin harus mengubah gagasannya tentang bagaimana anak itu akan hadir dalam hidupnya, tetapi keinginannya untuk memiliki anak sama sekali tidak berubah.
