Susu paus memiliki konsistensi seperti pasta gigi, dan anaknya bertambah 90 kilo per hari

Por Aracely Molina
18 June, 2026

Susu paus sama sekali tidak seperti yang Anda bayangkan. Konsistensinya seperti pasta gigi, dengan 35% hingga 50% lemak murni, dan nyaris tanpa air. Ini bukan keanehan evolusi: itulah satu-satunya cara untuk memberi makan anak paus di tengah lautan tanpa makanannya larut sebelum sampai. 🐋

Dan proses bagaimana susu itu sampai ke anaknya juga mendobrak semua pakem. Anak paus tidak menyusu seperti anak sapi atau anak anjing. Induknya menyembunyikan kelenjar susu di dalam lipatan tubuhnya dan, melalui kontraksi otot, menyemprotkan susu itu seperti aliran langsung ke mulut bayinya. Hasilnya: anak paus bertambah antara 80 dan 90 kilo setiap hari selama bulan-bulan pertama kehidupannya. 🤯

Semua ini terjadi di tempat-tempat yang sangat spesifik di planet ini. Paus abu-abu, misalnya, melakukan perjalanan dari Alaska ke pesisir Meksiko hanya untuk menyusui di perairan yang hangat dan tenang. Di Amerika Latin, Pasifik Kolombia dan Chile selatan juga merupakan kawasan penting untuk mengamati perilaku ini. Pada dasarnya, lautan memiliki bangsal bersalinnya sendiri. 🌊

@cabronazi Paus biru menghasilkan susu sekental pasta gigi. Saat menyusui anaknya di bawah air, susu itu mengandung 50% lemak agar tidak larut di laut. Ini memungkinkan anak paus menelannya langsung seperti pasta padat.#CapCut ♬ suara asli – sun020576 – cherry

Puede interesarte