Tampak Seperti Emas, tetapi Berasal dari Salah Satu Ras Kuda Tertua dan Terlangka di Dunia

Por Javiera Müller
30 September, 2026
Class Horse TV

Kuda ini tampak seolah-olah terbuat dari emas, tetapi penampilannya bukanlah hal paling luar biasa tentang kuda ini. Akhal-Teke adalah salah satu ras kuda tertua yang masih ada, dan saat ini jumlahnya yang tersisa di dunia kurang dari 7.000 ekor. Berasal dari Turkmenistan, kuda ini telah dikembangbiakkan selama ribuan tahun agar mampu bertahan hidup di salah satu lingkungan paling keras di Asia Tengah, sehingga memiliki daya tahan dan kecepatan yang luar biasa.

Ciri paling mencolok dari kuda ini adalah bulunya: dalam cahaya, bulunya dapat memancarkan kilau metalik keemasan, hampir seolah-olah tubuhnya dilapisi emas. Efek ini berkaitan dengan struktur helai bulunya, yang memantulkan cahaya dengan cara tertentu.

Namun, kuda ini lebih dari sekadar kelangkaan yang memukau secara visual. Akhal-Teke secara historis digunakan sebagai kuda perang dan memiliki reputasi luar biasa atas kemampuannya menempuh jarak jauh. Pada 1935, sekelompok kuda ini beserta para penunggangnya menempuh sekitar 4.150 kilometer antara Ashgabat dan Moskow dalam 84 hari, termasuk melintasi Gurun Karakum.

thediplomaticinsight

Dan salah satu wakilnya yang paling terkenal adalah Absent, seekor kuda jantan Akhal-Teke yang meraih emas Olimpiade nomor perorangan dalam dressage di Roma 1960, meraih perunggu perorangan di Tokyo 1964, dan kembali bertanding di Meksiko 1968, ketika ia meraih perak beregu.

Jadi, di balik kuda yang tampak berkilau seperti logam itu, ada sesuatu yang jauh lebih mengesankan: ras kuno yang langka, dikembangbiakkan selama berabad-abad agar mampu bertahan di tempat yang sulit dijangkau kuda lain.

Puede interesarte