“Aku tidak bisa punya anak; aku telah mencoba selama bertahun-tahun. Aku belum pernah hamil. Ketika aku menikah dan ingin punya anak, aku tidak bisa. Namun, aku tidak merindukannya. Aku sempat merindukannya untuk sementara waktu, tetapi aku menyadari bahwa aku adalah ibu bagi semua orang.”

Por Alexander López
26 August, 2026

Dolly Parton telah mencoba selama bertahun-tahun.

Dia menikah dengan Carl Dean pada 1966 dan mereka menghabiskan hampir enam dekade bersama, tetapi kehamilan tak kunjung terjadi. Dia sendiri mengatakannya dengan terus terang: “Aku belum pernah hamil. Ketika aku menikah dan ingin punya anak, aku tidak bisa”. Ada masa ketika kekosongan itu benar-benar menyakitkan.

Namun, Dolly tidak terus terperangkap dalam duka. Selama bertahun-tahun, dia menemukan cara yang berbeda untuk menjadi seorang ibu: bagi keponakan-keponakannya, putri baptisnya Miley Cyrus, dan setiap anak yang datang ke perpustakaan anak-anak yang ia dirikan untuk membagikan buku secara cuma-cuma.

“Aku tidak merindukannya. Aku menyadari bahwa aku adalah ibu bagi semua orang”, katanya suatu ketika, dan kalimat itu merangkum lebih baik daripada biografi mana pun siapa dirinya sebenarnya.

Hari ini, setelah kematiannya pada usia 80 tahun di Nashville, kata-kata itu kembali beredar sebagai rangkuman paling jujur tentang seorang perempuan yang mengubah ketiadaan menjadi warisan cinta tanpa syarat.

Puede interesarte