Tim Curry tidak memerankan Frank-N-Furter. Ia menghidupinya. 🎭
Pada 1975, mengenakan korset, stoking jala ikan, sepatu hak tinggi, dan riasan untuk memerankan seorang ilmuwan dari Transylvania benar-benar bertentangan dengan segala hal yang diharapkan dunia perfilman dari seorang pria di layar. Namun, Curry kemudian mengungkapkan sesuatu yang mengubah segalanya: ia tidak pernah menganggap karakter itu sebagai drag atau kostum. Baginya, itulah cara alami Frank-N-Furter menjalani hidupnya. Kepastian itu, tanpa ironi atau rasa malu, memungkinkan penampilan tersebut melampaui berbagai generasi.

Karakter itu lahir lebih awal di panggung London, jauh sebelum tampil di layar dalam The Rocky Horror Picture Show. Beberapa dekade kemudian, ia tak lagi dianggap provokatif dan menjadi simbol kebebasan seksual serta ekspresi gender. Pada 2025, Curry sendiri berbicara tentang arti pengakuan dirinya sebagai ikon LGBTQ+. ✨


Fox-Rank Distributors
