Youri Djorkaeff, juara dunia bersama Prancis pada 1998, tidak menahan diri di After Foot milik RMC. Portugal baru saja tersingkir dari Piala Dunia 2026, dikalahkan oleh Spanyol di babak 16 besar lewat gol dramatis pada menit terakhir. Dan bagi Djorkaeff, ada satu pihak yang jelas bersalah: ruang ganti Portugal sendiri.

Ia menyebut nama. Vitinha dan Bruno Fernandes, katanya, tidak memikul tanggung jawab yang seharusnya diemban masing-masing saat tim paling membutuhkannya. Menurutnya, Cristiano Ronaldo akhirnya bermain nyaris sendirian, tanpa dukungan rekan-rekannya di lapangan.

Federasi Portugal telah memperkenalkan Jorge Jesus sebagai pelatih barunya, dan sang pelatih sendiri mengatakan bahwa ia akan berbicara langsung dengan Ronaldo mengenai masa depannya bersama tim nasional. Sementara itu, komentar Djorkaeff terus bergema: apakah itu nasib buruk, atau seseorang benar-benar membelakangi sang kapten?
