VIDEO | “Alih-alih memberinya nilai satu, saya memberinya nilai “une”. Profesor dikenai sanksi karena mengoreksi bahasa inklusif

Por Sebastián Jerez
26 August, 2026

Andy tak pernah membayangkan bahwa menilai sebuah ujian akan berujung pada proses disipliner. 📝

Laboratorio. personal

Seorang spesialis pendidikan emosional dan ilmu saraf yang diterapkan pada masa remaja menjelaskan bahwa bahasa Spanyol terstruktur untuk berkomunikasi dengan jelas, tanpa memerlukan bentuk ganda berdasarkan gender atau penanda buatan. Dengan menggunakan argumen itu, ia memberi nilai gagal pada ujian seorang siswa karena siswa tersebut menulis dalam bahasa inklusif.

Laboratorio. personal

Pihak sekolah tidak melihat adanya kriteria pedagogis di situ, melainkan sebuah masalah. Mereka membuka perkara administratif terhadapnya atas keputusannya. Kini, kasus Andy beredar sebagai contoh dari sesuatu yang semakin sering dihadapi para guru: bersikap terkait bahasa bisa mahal harganya. 😮

Puede interesarte