Video | Banjir pun tak menghentikan pernikahan mereka: pengantin perempuan berjalan dengan air setinggi pinggang untuk mencapai altar dan mengucapkan “Ya” di sebuah gereja di Filipina

Por Carlos Valencia
2 September, 2026

Air sudah setinggi pinggangnya, dan Lhiane Galang terus berjalan.

Hari itu adalah hari pernikahannya di Bulacan, Filipina, dan hujan turun tanpa peringatan: listrik padam, gereja kebanjiran, dan lorong menuju altar berubah menjadi sungai. Pasangan mana pun mungkin akan membatalkan semuanya. Namun, tidak dengan Lhiane dan Gilbert Gibo Chico. Dengan sepatu yang basah kuyup dan gaunnya mengapung di air, ia terus melangkah maju setapak demi setapak hingga tiba di hadapan Gilbert, yang menunggunya.

Video momen itu menunjukkan sesuatu yang tak bisa dirusak badai apa pun: tekad dua orang untuk menikah hari itu, terlepas dari apa pun yang dihadapkan alam kepada mereka. Mereka mengucapkan ‘saya bersedia’ saat air masih terus naik, sementara di luar seluruh negeri sedang menghadapi salah satu musim hujan paling intens dalam beberapa bulan terakhir.

Puede interesarte