Di Denmark, berusia 25 tahun dan masih lajang bukanlah hal yang luput dari perhatian: teman-teman sendiri akan mengikatmu dan menutupi tubuhmu dengan kayu manis dari kepala hingga ujung kaki.

Tradisi ini disebut ‘pebersvend’ untuk pria dan ‘pebermø’ untuk wanita, dan bermula dari para pedagang rempah-rempah pada abad ke-16 dan ke-17, yang bepergian begitu sering sehingga hampir tidak pernah menikah. Seiring waktu, lelucon ini berubah menjadi ritual ulang tahun: sebagian orang membasahi orang tersebut terlebih dahulu agar bubuknya lebih mudah menempel, sementara yang lain menggunakan blower daun agar awan kayu manisnya mencapai skala sinematik.

Bagian yang paling lucu adalah bahwa, menurut angka resmi, orang Denmark menikah pada usia rata-rata di atas 37 tahun, jadi praktis seluruh negeri menjalani ritual di tiang itu. Dan jika kamu mencapai usia 30 tahun saat masih lajang, kayu manis diganti dengan lada hitam. Cara yang unik untuk mengubah status lajang menjadi sebuah perayaan, bukan sumber rasa malu.
