[VIDEO]Video mengerikan menunjukkan banjir yang menerjang Nepal: setidaknya 95 tewas dan ratusan orang masih hilang

Por Pablo Román
26 August, 2026

Banjir bandang dahsyat melanda Nepal utara pada Rabu, dekat perbatasan dengan Tibet, meninggalkan jejak kehancuran yang terekam dalam banyak video.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan dahsyatnya air yang menyapu kendaraan, menghancurkan jembatan, dan menghantam rumah-rumah serta infrastruktur di jalurnya. Bencana ini terutama berdampak pada distrik Rasuwa, tempat Sungai Bhote Koshi meluap menyusul peristiwa yang dilaporkan melibatkan tanah longsor dan longsoran salju.

Korban tewas terus bertambah. Menurut laporan terbaru, setidaknya 95 orang telah meninggal di Nepal, sementara ratusan lainnya masih hilang.

Salah satu hal yang paling mengkhawatirkan pihak berwenang berkaitan dengan para pelancong yang berada di wilayah tersebut. Nepal Tourism Board awalnya melaporkan 384 orang hilang, termasuk 291 warga asing. Informasi tersebut masih diverifikasi bersama agen perjalanan, pihak berwenang, dan tim penyelamat.

Di antara yang hilang terdapat warga negara dari negara-negara seperti India, Britania Raya, Amerika Serikat, Malaysia, Afrika Selatan, dan lainnya. Banyak dari mereka sedang melakukan perjalanan ke Tibet dan Gunung Kailash, yang merupakan jalur ziarah penting.

Tragedi ini juga menghancurkan jalan, rumah, jembatan, dan proyek infrastruktur, sehingga upaya penyelamatan menjadi lebih sulit. Tim darurat dan helikopter dikerahkan untuk mencari korban selamat dan mengevakuasi orang-orang yang terjebak.

Pihak berwenang masih menyelidiki apa tepatnya yang memicu gelombang tersebut. Hipotesisnya mencakup gempa bumi yang sebelumnya tercatat di wilayah tersebut dan longsoran salju yang mungkin untuk sementara membendung sungai, yang kemudian menyebabkan pelepasan air dalam jumlah besar.

Saat operasi pencarian berlanjut, video yang beredar di media sosial memberikan gambaran tentang dahsyatnya fenomena ini: dalam hitungan menit, air mengubah jalan dan kawasan berpenghuni menjadi arus deras yang mengamuk dan mampu menyapu segala sesuatu yang dilaluinya.

Dan pihak berwenang khawatir jumlah korban tewas akan terus bertambah seiring tim berhasil mencapai daerah yang paling parah terdampak.

Tonton cuplikan di bawah ini:

Puede interesarte