Piper Rockelle, seorang kreator Amerika yang dikenal sejak masa kecilnya di YouTube, kembali memicu perdebatan setelah menangis di sebuah podcast religius.

Setelah berusia 18, Piper bergabung dengan OnlyFans, sebuah keputusan yang sudah menuai kritik karena masa lalunya sebagai figur internet anak-anak.

Selama percakapan itu, seorang pendeta bertanya kepadanya apakah ia percaya kakeknya yang telah meninggal akan merasa kecewa saat melihat kebocoran kontennya.
Pertanyaan itu jelas memengaruhinya, dan ia menjawab bahwa jika kakeknya masih hidup, ia mungkin tidak akan melakukan OnlyFans, karena ia akan merasa malu jika kakeknya melihat hal seperti itu.
