Madi Ruvee berada di sudut gym sambil melakukan apa yang ia klaim sebagai pulse squats, sebagai bagian dari pemanasan kakinya. Masalahnya, seorang pria tidak melihatnya seperti itu.
Ia menghampirinya untuk menanyakan apa yang sedang dilakukannya. Madi menjawab bahwa ia hanya sedang memanaskan kakinya, tetapi pria itu tidak memercayainya. Ia meyakinkan Madi bahwa ia tahu “persis” apa yang sedang dilakukannya, menuduhnya “menggambarkan apa yang salah dari para perempuan”, dan mengatakan bahwa konten semacam itu seharusnya tetap “online”. Beberapa detik kemudian, saat ia berjalan pergi, ia menendang ponsel Madi hingga layarnya pecah.
Dan saat itulah muncul sebuah detail yang membuat internet semakin tidak memercayai penjelasannya: Ruvee adalah kreator konten dewasa di OnlyFans.
Ruvee, seorang kreator konten dewasa, mengunggah video tersebut sambil bertanya kepada orang-orang apakah menurut mereka itu wajar, dan kemudian menjelaskan bahwa ia telah melakukan latihan yang sama sejak sebelum mulai menggunakan OnlyFans. Ia tidak berteriak, tidak menggunakan tripod, dan tidak mengganggu siapa pun.
Namun bagi banyak orang, itu sudah cukup untuk mengklaim bahwa “pemanasan” yang disebut-sebut itu memiliki niat yang jauh dari polos. Bahkan orang-orang yang mengaku sebagai pelatih mempertanyakan latihan tersebut. Salah satu dari mereka mengklaim pernah bekerja sebagai instruktur kebugaran selama 15 tahun dan mengatakan bahwa ia belum pernah melihat pemanasan kaki seperti itu.
Namun, Madi tetap teguh: ia bersikeras bahwa ia telah melakukan gerakan yang sama sejak sebelum membuka OnlyFans dan membela fakta bahwa ia hanya sedang berolahraga.
