Por Alexander López
7 July, 2026
@bbcnews

Fabiana was trapped in the rubble of a 10-storey residential building after two earthquakes rocked Venezuela in June. #Venezuela #Earthquake #SouthAmerica #News #BBCNews

Fabiana Blanco berusia 12 tahun dan tinggal di sebuah gedung 10 lantai di Caraballeda, Venezuela. Pada 24 Juni 2026, dua gempa bumi berturut-turut —satu berkekuatan 7.2 dan satu lagi 7.5— merobohkan rumahnya saat ia berada di dalam.

Ia terjebak di bawah reruntuhan dengan kakinya tidak bisa digerakkan. Di sana, di antara puing-puing, ia menemukan sebotol saus tomat dan sedikit keju parut. Ia memakannya perlahan, bukan karena lapar, melainkan agar ia tidak pingsan. Begitulah cara ia bertahan selama 32 jam dalam kegelapan dan kesunyian.

Seorang perawat tetangga, yang diselamatkan beberapa jam sebelumnya, memberi tahu tim penyelamat bahwa Fabiana masih hidup.

Seorang relawan bernama Viktor menemukannya dan mengoordinasikan penyelamatan terakhir, yang dilakukan dengan menggunakan lampu sepeda motor dan mobil karena tidak ada listrik. Ketika mereka akhirnya membuka lubang yang cukup besar, Fabiana tersenyum. Ibunya, Karina, sudah kehilangan harapan. Gestur itu memulihkannya sepenuhnya.