Seorang influencer asal Korea Selatan menjadi pusat kontroversi sengit setelah jutaan orang membagikan video yang konon menunjukkan bagaimana ia dilecehkan setelah berdandan sebagai wanita hamil saat sebuah perayaan di India.

Rekaman itu memicu kemarahan di media sosial dan disebarkan sebagai bukti risiko yang dihadapi perempuan di ruang publik; namun, beberapa hari kemudian, kreator konten itu sendiri memutuskan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Seperti yang dijelaskan Sumin, video viral yang beredar online telah diedit secara menyesatkan menggunakan rekaman dari perjalanan yang sama sekali berbeda. Bagian saat ia tampak berdandan sebagai wanita hamil direkam di Bangladesh, sementara rekaman perayaan Holi berasal dari perjalanan lain yang dilakukan di India.

Influencer itu mengatakan bahwa seseorang telah mencampurkan kedua rekaman tersebut untuk membangun narasi yang tidak pernah terjadi dan menyatakan bahwa editan itu digunakan untuk menyebarkan informasi palsu serta memicu permusuhan terhadap negara tertentu.

Klarifikasi itu memicu perdebatan baru di media sosial.

Sementara beberapa pengguna menyoroti bahwa kasus ini menunjukkan betapa mudahnya memanipulasi konten viral, yang lain mengingatkan bahwa masalah pelecehan di jalan tetap menjadi kekhawatiran nyata di berbagai belahan dunia, terlepas dari kasus khusus ini.
Kisah ini pada akhirnya menjadi contoh bagaimana editan di luar konteks dapat sepenuhnya mengubah makna sebuah video dan memicu jutaan reaksi sebelum klarifikasi yang semestinya muncul.
Tonton klip kontroversialnya di sini:
