
María Alejandra Rojas berusia 22 tahun dan datang ke Bogotá dengan sebuah rencana: bekerja agar bisa membiayai kuliah hukumnya. 📚
Pada 10 September, di akhir shiftnya sebagai kasir di toko Zara di Unicentro, manajer toko memintanya mengembalikan sepatu kerja yang dikenakannya. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki sepatu lain untuk dipakai pulang. Menurut pengaduannya, tanggapannya adalah bahwa hal itu bukan masalah perusahaan. María akhirnya meninggalkan pusat perbelanjaan itu tanpa alas kaki, merekam setiap langkah sambil berlinang air mata.
Video tersebut menjadi viral dan memicu gelombang kemarahan: sebuah aksi protes simbolis digelar di luar toko, dan Kementerian Ketenagakerjaan memeriksanya beberapa hari kemudian. Rojas juga mengatakan bahwa atasannya menolak melaporkan insiden tersebut sebagai kecelakaan kerja dan bahwa beberapa rekan kerjanya memblokirnya setelah kisahnya menjadi konsumsi publik. Zara, hingga hari ini, belum mengatakan sepatah kata pun. 😔
