Tanah berguncang dengan kekuatan yang menghancurkan di Venezuela, tetapi pada malam tergelap, kehidupan menemukan jalannya.
Eliana, baru berusia 19 tahun, harus melahirkan di lapangan bisbol di tengah malam, tanpa air atau listrik. Orang-orang asing menerangi jalan dengan ponsel, dan seorang paramedis memotong tali pusar menggunakan ikat rambut dan gunting kuku. 📱✂️


Si kecil lahir dalam diam, tetapi tepuk tangan orang-orang membuatnya menangis. Yang memilukan adalah namanya: Gael Jesús. Ia memberinya nama itu untuk menghormati saudara perempuannya, yang hingga kini masih hilang di bawah reruntuhan bersama dua keponakannya yang telah meninggal. “Itu cara saya agar dia tetap ada di sini”, isak ibu muda itu. 💔🕯️
