VIDEO: Mengapa para nelayan paling berpengalaman tidak pernah menyentuh ikan serigala dengan tangan mereka, bahkan saat ikan itu sudah mati

Por Sebastián Jerez
16 June, 2026

Ia tidak bergerak. Ia tidak bernapas. Menurut segala logika, ia sudah mati. Namun begitu, saat Anda mendekatkan tangan, rahangnya mengatup dengan kekuatan yang cukup untuk menghancurkan jari-jari Anda.

history uncovered 16

Ikan serigala adalah spesies perairan dingin dengan rahang yang dirancang untuk memecahkan cangkang dan siput. Yang membuatnya begitu berbahaya bahkan di luar air adalah mekanisme yang dimilikinya bersama banyak hewan vertebrata: sistem saraf tidak berhenti sekaligus. Untuk beberapa waktu setelah kematian, otot-otot tetap merespons rangsangan eksternal melalui refleks tak sadar. Menyentuh rahang ikan serigala yang baru ditangkap—atau bahkan yang sudah mati selama beberapa menit—dapat memicu refleks itu dalam sepersekian detik. Puluhan nelayan profesional telah mempelajari hal ini dengan cara yang pahit: dengan jari yang diamputasi atau tangan yang terluka parah.

history uncovered 16

Kesalahan yang paling umum adalah menganggap bahwa hewan yang tidak lagi bergerak tidak lagi menimbulkan risiko apa pun. Nelayan berpengalaman tidak pernah menangani spesies ini dengan tangan telanjang; mereka menggunakan tang, kait, atau sarung tangan yang diperkuat karena mereka tahu bahwa satu gigitan refleks saja dapat mengubah hidup mereka selamanya. Ketenangan ikan serigala yang mati bukanlah tanda bahwa ia tidak berbahaya: justru itulah, tepatnya, jebakannya.

Puede interesarte