Sebuah video Oliver Tree menjadi viral karena mengklaim bahwa Illuminati mengancam akan membunuhnya setelah ia menolak menandatangani kontrak dengan darah, tetapi semuanya ternyata hanyalah lelucon April Mop dari sang artis

Por Sebastián Jerez
15 June, 2026

Oliver Tree mengunggah sebuah video yang di dalamnya ia mengklaim bahwa Illuminati telah menghubunginya untuk menawarinya sebuah kontrak yang harus ia tandatangani dengan darahnya sendiri. Menurut ucapannya, ia menolak — dan respons yang ia terima adalah ancaman langsung: mereka mengatakan bahwa ia akan segera mati jika ia tetap melanjutkan keputusannya.

John Nacion/WireImage

Video itu kembali mencuat dengan kuat di media sosial tepat ketika unggahan-unggahan beredar yang mengaitkan kepergiannya dari Atlantic Records dengan situasi bahaya yang nyata. Dalam klip-klip tersebut, musisi itu mengklaim bahwa label tersebut telah mengancamnya setelah pengunduran dirinya: “Mereka menyuruhku waspada dan bahwa aku akan menyesal meninggalkan mereka”. Konteksnya tampak memberi kredibilitas pada kisah Illuminati itu, dan ribuan pengguna menghubungkan kedua narasi tersebut seolah-olah keduanya merupakan bagian dari cerita yang sama.

Oliver Tree / Facebook

Namun, pemeriksaan fakta ini jelas: video tentang Illuminati dan kontrak darah itu dipublikasikan pada 1 April dan merupakan bagian dari lelucon April Mop yang dibuat oleh Oliver Tree sendiri. Tidak ada bukti yang dapat diverifikasi mengenai ancaman nyata ataupun adanya kontak dengan organisasi mana pun. Kredibilitas pernyataan-pernyataan tentang Atlantic Records juga belum dikonfirmasi oleh sumber-sumber independen.

Puede interesarte