Pada 2005, Shakira sudah menjadi salah satu bintang terbesar dalam musik Latin, tetapi ia sedang mengalami periode ekspansi internasional yang luar biasa. Tahun itu, ia merilis Oral Fixation, Vol. 1 dan Oral Fixation, Vol. 2, ketika namanya mulai semakin kuat dikenal hingga ke luar Amerika Latin.
Di tengah sebuah wawancara dari masa itu, seorang reporter memintanya untuk mengajarinya beberapa gerakan dari apa yang disebut “tari perut”, salah satu pengaruh yang telah dimasukkan sang penyanyi ke dalam gaya tari khasnya.

Shakira tidak membutuhkan banyak hal untuk mulai menari. Sambil tertawa, ia berdiri dan menunjukkan gerakan-gerakan itu kepada sang jurnalis dengan kealamian yang terasa sangat menggemaskan saat ini. Pinggulnya bergerak, ia menjelaskan langkah-langkahnya, dan suasana itu terasa lebih seperti percakapan antara teman daripada wawancara dengan seorang bintang internasional.
Banyak bab dalam kehidupan publiknya masih belum terjadi. Hubungannya dengan Gerard Piqué belum ada, begitu pula lagu-lagu yang terinspirasi oleh kandasnya hubungan-hubungannya atau sorotan besar yang akan ia dapatkan bertahun-tahun kemudian.

Itulah Shakira pada 2005: seorang bintang muda asal Kolombia yang sedang menaklukkan dunia dan masih bisa mengejutkan orang-orang dengan senyuman serta beberapa gerakan pinggul.
Hampir dua dekade kemudian, video tersebut menjadi semacam kapsul waktu kecil yang merekam sosok Shakira yang spontan dan menyenangkan, sangat berbeda dari sosok yang kita kenal saat ini.
