Termometer menunjukkan hampir 40 derajat.

Di tengah panas itu, sebuah video yang direkam di pantai memperlihatkan sepasang suami istri berjalan bersama: sang pria mengenakan pakaian ringan dan nyaman untuk cuaca tersebut; sang wanita sepenuhnya tertutup burqa. Adegan yang tampak biasa bagi keduanya itu menjadi bahan perbincangan global segera setelah diunggah ke media sosial.

Komentar dengan cepat terpecah. Sebagian bertanya mengapa ada perbedaan perlakuan di bawah matahari yang sama; yang lain turun tangan menjelaskan bahwa pakaian tersebut mencerminkan tradisi keagamaan dan budaya yang jauh melampaui pantai atau gelombang panas. Di tengah tanda suka dan tanggapan yang saling bertentangan, video itu akhirnya memunculkan pertanyaan yang hingga kini belum sepenuhnya terjawab: di mana tradisi berakhir dan pilihan pribadi dimulai?
