Seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai María de los Ángeles, 59, akhirnya dirawat di rumah sakit setelah menderita lebih dari 200 sengatan dalam serangan lebah brutal di lingkungan Pemex, Culiacán, di negara bagian Sinaloa, Meksiko.

Insiden itu terjadi pada pagi hari 20 April 2026, ketika perempuan itu sedang berjalan di jalan dan tiba-tiba dikelilingi oleh kawanan lebah. Para saksi merekam bagaimana, saat tenaganya sudah habis, ia berpegangan pada tiang lampu sambil berusaha menyingkirkan lebah-lebah dari rambutnya.

Petugas darurat dan tentara tiba di lokasi dan menggunakan alat pemadam api untuk membubarkan serangga-serangga itu sebelum membawanya ke rumah sakit, tempat ia dinyatakan berada di luar bahaya.
