Farah Faizal, dari Malaysia, melihat ke cermin dan tidak mengenali wajahnya sendiri. Ia sedang hamil dua bulan ketika kulitnya mulai memerah, membengkak, dan dipenuhi pustula yang tidak dapat diredakan oleh produk apa pun. Ia merasakan hidungnya terbakar dan menyadari kerutan baru terbentuk di atas alisnya, seolah waktu tiba-tiba berjalan lebih cepat.

Selama sembilan bulan, ia hidup dengan kekacauan sunyi itu, yang khas dari jerawat kehamilan akibat perubahan hormonal selama kehamilan. “Saya menangisi wajah saya lebih dari yang ingin saya akui”, ungkapnya ketika akhirnya ia bisa membagikannya, sudah menggendong bayi keduanya dan kulitnya perlahan kembali normal.

Videonya di TikTok melampaui 111 juta penayangan, bukan karena kesombongan, melainkan kejujuran. “Setiap kehamilan berbeda. Terkadang kehamilan terlalu diromantisasi, tetapi juga bisa membawa tantangan yang sangat sulit”, tulisnya. Dan dalam kalimat itu, ribuan perempuan akhirnya merasa dipahami.
@ayyitslala Survived 9 months of chaos, cried over my face more than I’d like to admit, and now I’m officially someone’s mom 😭✨ Healing in progress…
♬ The Winner Is… Version – DeVotchKa
