
Komentar tentang rok memicu kontroversi. 😠
Antonio Tajani, wakil perdana menteri dan menteri luar negeri Italia, mengatakan bahwa perempuan akan menjadi ibu yang lebih baik jika mengenakan rok yang lebih panjang. Ia kemudian mengatakan bahwa akan terasa “menyenangkan menikahi perempuan yang glamor”, tetapi perempuan seperti itu mungkin pernah memiliki beberapa pacar, meninggalkan mereka, dan cenderung berselingkuh.

Komentar itu melampaui soal pakaian: komentar tersebut mengaitkan penampilan dan kehidupan asmara seorang perempuan dengan kemampuannya menjadi ibu dan kesetiaannya. Meskipun Tajani memegang peran politik penting di Italia, kemarahan publik berpusat pada gagasannya tentang bagaimana seorang perempuan seharusnya berpakaian dan berperilaku.
Apakah Anda menganggap ini sebagai pendapat pribadi atau aturan yang tidak boleh dipaksakan oleh siapa pun? 😤
