Seorang perempuan berusia 21 tahun kehilangan sebagian lidahnya karena kanker pada 2025, dan cangkok dari lengannya membawa tato ke lidah barunya

Por Emilia Lara
5 October, 2026

Harriet Trewhitt berusia 21 tahun pada 2024 ketika luka menyakitkan di lidahnya yang tak kunjung sembuh ternyata merupakan sesuatu yang jauh lebih serius. Setelah mengalami gejala selama beberapa bulan, biopsi memastikan bahwa ia menderita karsinoma sel skuamosa stadium 2.

Pada Mei 2025, para dokter bedah di University College London Hospital harus mengangkat hampir separuh lidahnya dan merekonstruksinya menggunakan kulit serta pembuluh darah dari lengan bawah kirinya.

Namun, ada detail tak terduga pada jaringan tersebut: Harriet memiliki tato titik koma di lengannya, simbol yang mewakili keputusannya untuk terus hidup. Tato itu ikut dipindahkan bersama cangkok tersebut dan kini menjadi bagian dari lidahnya. Setelah menjalani beberapa operasi dan terapi proton, perempuan muda itu terus pulih dan harus belajar kembali berbicara serta menelan. ❤️‍🩹

Pada 2026, kisahnya kembali menarik perhatian dan juga menjadi peringatan penting: luka di mulut yang bertahan lebih dari tiga minggu sebaiknya diperiksakan ke tenaga kesehatan, bahkan jika orang tersebut masih muda dan tampak sehat.

Puede interesarte