Nicole berusia 25 tahun ketika semuanya bermula dari rasa tidak nyaman pada sebuah gigi. 🦷
Seorang dokter gigi memeriksanya dan tidak menemukan apa pun. Para dokter menduga sinusitis, ketegangan otot, dan infeksi umum, lalu memberinya antibiotik yang tidak pernah berhasil.


Rasa sakit itu terus berlanjut, membandel, hingga muncul benjolan di dekat gigi geraham dan biopsi mengubah segalanya: itu adalah kanker kelenjar ludah, salah satu jenis kanker paling langka yang ada.
Gigi-giginya dan sebagian langit-langit mulutnya diangkat, dan ia menjalani radioterapi selama 30 hari, yang ia gambarkan seperti menelan asam. Pada 2020, ia dinyatakan bebas kanker, tetapi penyakit itu kembali, lalu kambuh lagi.


Kisahnya, yang dikenal sebagai ‘Nicole’s Crooked Smile’, beredar ke seluruh dunia karena satu alasan sederhana: semuanya bermula sebagai sakit gigi biasa. 😢 Sayangnya, ia meninggal dunia pada Juni 2025; keluarga dan para pengikutnya di media sosial mengenangnya dengan penuh kasih dan berterima kasih kepadanya karena telah meningkatkan kesadaran tentang jenis penyakit seperti ini, selalu ingin membantu semua orang meskipun ia sendiri menderita dan berjuang mempertahankan hidupnya.
