Seorang perempuan dari Meerut, India, diduga memicu operasi darurat dengan mengklaim bahwa putranya telah jatuh ke selokan yang tersumbat. Selama hampir tiga jam, petugas polisi dan pekerja kota menyingkirkan sampah dan lumpur, tetapi tidak menemukan anak tersebut.
Menurut laporan yang dibagikan di media sosial dan media lokal, panggilan tersebut diduga merupakan strategi untuk membuat saluran itu dibersihkan setelah keluhan berulang dari warga. Meskipun kisah tersebut menjadi viral, pihak berwenang belum mengonfirmasi secara terbuka semua detailnya.

