Sebuah kisah mengharukan menjadi viral di media sosial setelah terungkapnya akhir dari duka keluarga yang panjang.

Selama 4 tahun berturut-turut, perempuan muda asal Amerika, Chastity Patterson, menulis pesan teks setiap hari yang ditujukan ke nomor telepon lama mendiang ayahnya, menggunakan saluran komunikasi itu untuk membagikan pencapaian akademisnya, memberi tahu bahwa ia telah mengatasi kanker, kekecewaan dalam percintaan, dan hal-hal lainnya, sehingga ia merasa seolah sedang berbicara dengan ayahnya sendiri sebagai cara untuk menghadapi duka yang menyakitkan.

Pada malam sebelum peringatan 4 tahun kepergiannya, ia menerima balasan dari seorang pengguna bernama Brad, yang telah mewarisi nomor telepon itu dan menjelaskan bahwa ia telah membaca semua pesan tersebut selama 4 tahun dan bahwa pesan-pesan itu telah membantunya mengatasi kehilangan putrinya sendiri, yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 2014. Selain itu, Brad mengatakan kepadanya bahwa ia bangga padanya atas ketegarannya dan mendorongnya untuk terus melangkah maju.


