Yinka Sowemimo-Coker kehilangan 7 ukuran gaun dalam 8 bulan dan dokter bersikeras itu anemia, hingga kanker yang nyaris membunuhnya terungkap

Por Rodrigo Martínez
7 August, 2026

Yinka Sowemimo-Coker berusia 56 tahun ketika ia mulai berkeringat tak terkendali saat menaiki tangga di sebuah acara kerja di London.

Ia dirawat, menjalani tes, dan dipulangkan dengan diagnosis anemia. Namun tubuhnya terus menyusut: dalam delapan bulan ia kehilangan tujuh ukuran gaun. Ia kembali ke rumah sakit berulang kali. Kolonoskopi, transfusi darah, lebih banyak tes — dan selalu jawaban yang sama: anemia.

Pada 2 Januari, demamnya naik di atas 40 derajat. Kali ini ia dirawat di rumah sakit selama tiga minggu di King’s College Hospital, dan saat itulah kebenaran yang sebelumnya tidak dicari siapa pun terungkap: kanker pankreas, salah satu yang paling mematikan, dengan peluang bertahan hidup hanya 3%. Sowemimo-Coker menjalani operasi selama 12 jam dan kemoterapi selama enam bulan. Kini, pada usia 65 tahun, tidak ada kanker yang terdeteksi di tubuhnya. Ia selamat dari diagnosis tersebut dan juga dari bulan-bulan ketika tidak ada yang mendengarkannya.

Puede interesarte