Investor yang menggunakan uangnya untuk menyelamatkan gereja-gereja di Britania Raya sebelum mereka mengubahnya menjadi apartemen

Samuel Leeds lebih paham daripada siapa pun bagaimana bisnis properti bekerja di Britania Raya. Pada usia 34, ia telah membangun karier dengan membeli properti dan mengajarkan orang lain melakukan hal yang sama — dengan hampir 600,000 pengikut di YouTube dan 400,000 di Instagram. Tetapi ketika ia mulai menerima tawaran untuk mengubah gereja menjadi rumah atau bangunan komersial, ia memutuskan untuk menggunakan pengetahuan yang sama itu untuk melakukan hal yang justru sebaliknya. 🙏

Langkah konkret pertamanya adalah tawaran tunai sekitar $290,000 untuk gereja Methodist Darlaston di Wednesbury, West Midlands — sebuah rumah ibadah yang hampir jatuh ke tangan para pengembang dan diubah menjadi apartemen. Tetapi ia tidak berhenti di situ: rencananya juga mencakup melacak dan mengambil kembali gereja-gereja yang sudah diubah menjadi bisnis untuk mengembalikannya ke fungsi semula. Untuk melakukan itu, ia secara terbuka meminta para pengikutnya memberi tahu dia jika mereka mengetahui ada rumah ibadah yang dijual atau akan segera ditutup. 📍

Dan konteksnya bukan perkara kecil. Ribuan gereja telah tutup di Britania Raya dalam beberapa tahun terakhir karena kurangnya jemaat dan biaya perawatan yang mustahil ditanggung. Tetapi pada saat yang sama, sebuah survei YouGov menunjukkan bahwa iman di kalangan anak muda berusia 18 to 24 sedang bertumbuh — dan di Keuskupan Agung Westminster, jumlah orang yang berpindah agama pada Paskah 2026 adalah yang tertinggi dalam 15 tahun. Samuel Leeds tampaknya telah menyadari paradoks itu sebelum orang lain. 🔑