
Joseph Parra Miguel berusia 18 tahun, lahir di Phoenix, Arizona, dan baru saja mencetak rekor di negaranya bagian: 49 universitas di AS menerimanya pada saat yang sama. 🌟 Ini bukan salah ketik. Empat puluh sembilan.
Namun angka yang paling berbobot bukanlah itu. Angka yang satu lagi: 5 juta dolar dalam beasiswa swasta dan publik — termasuk satu yang terkait dengan sebuah inisiatif mantan Presiden Barack Obama — yang menjamin bahwa dia akan lulus dari Arizona State University tanpa berutang satu sen pun. Semua ini terjadi sementara orang tuanya, imigran Meksiko yang datang ke AS tanpa sumber daya, menyaksikannya tumbuh besar di negara yang tidak selalu membuat mereka merasa diterima. 💪 Selama masa kepresidenan pertama Trump, Joseph mengakui bahwa retorika rasis membuatnya meragukan identitasnya sendiri. Dia pergi ke kampung halaman orang tuanya di Meksiko selama pandemi, terhubung kembali dengan akar-akarnya, dan pulang dengan pemahaman yang lebih jelas dari sebelumnya tentang siapa dirinya dan ke mana dia ingin pergi.
Hari ini, anak laki-laki yang tumbuh di antara dua dunia itu memiliki 49 pintu yang terbuka dan memilih untuk melangkah melalui pintu yang paling berbicara kepadanya. Kisah Joseph bukan hanya miliknya sendiri — ini adalah kisah semua orang yang memulai dari nol dan memutuskan bahwa itu tidak akan menjadi akhir. 🎓