Por Krishna Medina
4 August, 2026

Pada 2001, peserta Jepang Takeru Kobayashi merevolusi kompetisi makan Amerika dengan melahap 50 hot dog dalam 12 menit, dua kali lipat dari rekor sebelumnya.
Ia menciptakan teknik yang menakjubkan: ia merendam hot dog dalam air untuk mengurai pati dan membuatnya lebih mudah meluncur ke perutnya. Namun, rencananya memiliki sisi gelap.

Kobayashi juga berlatih untuk “olahraga” ini seperti atlet profesional mana pun. Ia pergi ke gym, mengangkat beban, melakukan kardio dan, yang terpenting, berlatih minum 3 galon air dalam 90 detik. Ia melakukan ini sebelum setiap kompetisi untuk mengembangkan perutnya semaksimal mungkin dan memberi ruang untuk menelan hot dog tanpa henti. Antara 2001 dan 2006, ia memenangkan kontes Nathan’s setiap tahun dan menghasilkan hingga $650,000 per tahun dari makan.

Namun perutnya mulai membesar sedemikian rupa hingga menekan paru-parunya dan membuatnya sulit bernapas. Ia kehilangan kemampuan untuk merasakan lapar dan kenyang. Rahangnya, karena dibuka begitu lebar, mulai tidak berfungsi dengan baik. Dalam dokumenter Netflix “Hack Your Health”, ia mengaku bahwa ia sebenarnya tidak pernah menyukai hot dog dan bahwa kini, memikirkan makanan membuatnya mual, serta ia pernah beberapa hari tidak makan apa pun.

Saat ini, ia mengonsumsi bubuk nutrisi karena tubuhnya tidak lagi dapat mentoleransi apa yang dulu ia telan dalam hitungan detik. Dan ia mengerjakan sesuatu yang terdengar seperti penebusan: hot dog sehat bergaya Jepang.