Lolosnya Inggris ke Piala Dunia 2026 menghidupkan kembali salah satu kisah paling tidak biasa dalam sepak bola internasional: dugaan “kutukan” yang diklaim sebagian penggemar Ghana telah mereka tujukan kepada Harry Kane.
Semua ini bermula dari Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika penyerang Inggris itu gagal mengeksekusi penalti penentu melawan Prancis yang seharusnya menjadi gol penyeimbang bagi Inggris di perempat final. Tendangan itu melambung di atas mistar gawang dan menyingkirkan Inggris dari turnamen.

Sejak saat itu, sebagian pendukung Ghana bersikeras bahwa kesalahan itu bukanlah kebetulan. Menurut laporan media lokal, beberapa praktisi voodoo diduga melakukan ritual terhadap Kane sebagai bentuk “balas dendam” sepak bola atas penalti kontroversial yang menyingkirkan Ghana dari Piala Dunia 2010.

Kekalahan itu tetap menjadi luka terbuka bagi banyak penggemar Ghana. Di Afrika Selatan 2010, Ghana tinggal beberapa detik lagi untuk menjadi tim nasional Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia, tetapi handball Luis Suárez menggagalkan gol di garis gawang. Ghana gagal mengeksekusi penalti setelahnya dan akhirnya kalah dalam adu penalti.

Kini, setiap kali Kane mengalami momen sulit di turnamen besar, kisah itu kembali muncul di media sosial.
Seorang dukun berjanji akan “mengerjai” Harry Kane sebelum pertandingan… dan sekarang banyak yang membicarakan voodoo di Piala Dunia
Subplot ilmu hitam dalam sepak bola kembali pada 2026, karena Harry Kane sekali lagi disebut menjadi korban para roh: kali ini di tangan Nana Kwaku Bonsam, salah satu dukun paling terkenal di Ghana.

Sebelum bentrokan antara Ghana dan Inggris, Bonsam mengeluarkan peringatan yang dengan cepat menjadi viral di media sosial.
“Saya sedang mengerjai Harry Kane. Saya sudah menunjukkan apa yang mampu saya lakukan dan saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk menghentikannya. Itu tidak akan menjadi cedera serius, tetapi cukup untuk membantu negara saya”, katanya.

Pernyataan itu memicu berbagai macam reaksi, dari mereka yang menganggapnya sekadar takhayul hingga mereka yang mengingat bahwa sang dukun sebelumnya juga pernah terlibat dalam kontroversi serupa.
Bagian yang mencolok terjadi saat pertandingan. Kane tampil tenang, sedikit terlibat dalam serangan, dan hanya memiliki satu peluang jelas untuk mencetak gol. Ketika akhirnya ia mendapat kesempatan, ia mengirim bola melambung di atas mistar.

Rangkaian kejadian itu cukup untuk membuat ribuan penggemar mulai bercanda di media sosial bahwa ritual yang diduga itu berhasil.

Namun ceritanya tidak berakhir di situ, karena Bonsam kini membuat belokan tak terduga.
“Saya adalah spiritualis paling kuat di dunia. Sekarang saya akan membebaskan Harry Kane agar dia bisa mencetak gol pada pertandingan Inggris berikutnya”, kata Bonsam baru-baru ini, yang kini memutuskan untuk menghapus kutukan itu sebelum laga Piala Dunia berikutnya.
Pernyataan itu menjadi viral dan memicu ribuan komentar di kalangan penggemar. Sebagian menanggapi kasus ini dengan humor, sementara yang lain menegaskan bahwa ini hanyalah takhayul tanpa pengaruh nyata terhadap performa olahraga.
Yang pasti, pertandingan Inggris berikutnya akan memiliki unsur tambahan: banyak orang akan mengamati Kane, bukan hanya karena gol-golnya, tetapi juga untuk melihat apakah dukun terkenal itu menepati janji barunya.
Karena jika sang penyerang mencetak gol, tidak sedikit yang akan mengatakan bahwa “pelepasan spiritual” itu berhasil. Dan jika ia tidak mencetak gol, kisah ini mungkin akan terus menambah bab.
Berikut video orang Ghana itu saat menghapus kutukan:
